|
Pelestarian Lingkungan
|
|
Written by Ir. Bambang Sukmadji
|
Sebegitu pesatnya umat manusia dalam mengembangkan tehnologi di bidang apa saja demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun semakin mutakhir dan inovatifnya teknologi tersebut bukan berarti manusia akan bertambah nyaman. Semakin gampang manusia mendapatkan sesuatu yang menjadi faktor pembatas terhadap kenyamanan hidupnya, semakin pula manusia dihadapkan pada faktor pembatas lainnya.
|
|
|
Pelestarian Lingkungan
|
|
Written by Samsul Ulum
|
Salah satu ciri kota-kota tua di Pulau Jawa adalah keberadaan alun-alun yang berada di pusat kota. Pada kawasan alun-alun tersebut, biasanya terdapat pohon beringin. Berada dibawah pohon beringin saat siang hari mampu memberikan kesejukkan bagi yang berada dibawahnya. Sehingga bukan pemandangan aneh bila di bawah pohon beringin sering dijadikan sebagai tempat untuk istirahat warga kota. Mereka tidak perduli dengan suara ramai dan panas disekitarnya, karena telah mendapatkan kenyamanan di bawah pohon yang rindang dengan ditemani suara burung yang berkicau.
|
|
|
Pelestarian Lingkungan
|
|
Written by Wahyu Barata
|
Para ahli lingkungan hidup mengungkapkan bahwa penyebab terjadinya pemanasan global dewasa ini adalah menumpuknya gas rumah kaca seperti Karbondioksida (CO2), Metana (CH4), dan Dinitrioksida (N2O), di atmosfer bumi.Yang paling besar menyumbang gas rumah kaca di udara adalah Karbondioksida. Padahal gas Karbondioksida merupakan gas normal di alam dalam jumlah melimpah. Gas ini kita hirup setiap saat, dibutuhkan juga oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis. Di atmosfer bumi Karbondioksida berguna untuk menjaga agar bumi tetap hangat, Sebenarnya molekul-molekulnya bisa menahan panas dari radiasi sinar matahari dan memantulkan radiasi itu ke luar angkasa.
|
|
|
Arsitektur & Peradaban
|
|
Written by Wikipedia
|
Arsitektur klasik adalah gaya bangunan dan teknik medesain yang mengacu pada zaman klasik Yunani, seperti yang digunakan di Yunani kuno pada periode Helenistik dan kekaisaran Romawi. Dalam sejarah arsitektur, Arsitektur Klasik ini juga nantinya terdiri dari gaya yang lebih modern dari turunan gaya yang berasal dari Yunani. Saat orang berpikir tentang arsitektur klasik, umumnya mereka berpikir sebuah bangunan yang terbuat dari kayu, batu, dll. Dalam beberapa kasus hal tersebut benar, namun arsitektur klasik juga banyak memiliki nafas modern dan desain gedung yang rumit. Misalnya, atap, tiang, bahkan struktur batu atau marmer dibuat dengan detail sempurna.
|
|
|
Arsitektur & Peradaban
|
|
Written by Republika Online
|
Penguasa Dinasti Seljuk begitu banyak membangun caravanserai atau tempat singgah bagi para pendatang atau pelancong. caravanserai dibangun untuk menopang aktivitas perdagangan dan bisnis. Para pelancong dan pedagang dari berbagai negeri akan dijamu di caravanserai selama tiga hari secara cuma-cuma alias gratis. Di caravanserai itulah, para pendatang akan dijamu dengan makanan serta hiburan. Secara fisik, bangunan caravanserai terdiri dari halaman, gedungnya dipercantik dengan lengkungan iwan. Dalam caravanserai terdapat kamar menginap, depo, kamar pengawal serta tersedia juga kandang untuk alat transportasi seperti kuda.
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|